Postingan

Motivasi dari Dosen

Semua org sebenarnya sudah sukses cuma mungkin porsinya dan halnya beda2 Tari. Ayo terus pacu semangat dan kreatifitas... - kata dosen saya DEVI YENDRIANOF
"Ketika kau merasa letih dalam melakukan kebaikan maka sungguh keletihan akan segera sirna dan kebaikannya akan abadi. Sekiranya kau merasa bahagia melakukan dosa dan maksiat, ketahuilah bahwa kebahagiaannya akan segera sirna padahal dosa dan kemaksiatannya akan abadi." (Ali bin Abi Thalib ra)

Jayakarta ---- >>>> Batavia ????

Sebuah gedung bearsitektur khas Belanda berdiri kokoh ditengah kawasan Kota Tua, Jakarta. Gedung yang pernah menjadi Balai Kota dan Pusat Pemerintahan Batavia pada jaman Hindia-Belanda itu, saat ini digunakan sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta. Namun masyarakat yang biasa bertandang, lebih mengenalnya dengan nama Gedung Fatahillah atau Museum Fatahillah. Miris, meski namanya terkenal dan familiar sebagai sebuah gedung, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui siapa Fatahillah itu dan apa yang telah ia lakukan sehingga namanya masih dikenang hingga saat ini. Fatahillah merupakan sosok penting dalam perjalanan sejarah Jakarta. Pemuda yang memiliki nama asli Fadhlulah Khan Huzarat itu hijrah ke tanah Jawa untuk memperkuat armada kesultanan-kesultanan Islam di Jawa, yakni Demak, Cirebon, dan Banten. Fatahillah konon pernah dititahkan oleh Syarif Hidayatullah, atau yang lebih dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati untuk mengawal isterinya. Selain itu, Fatahillah juga ditugaskan oleh kes...

Islamic Spring ...

Dan kudeta mereka hanyalah keberhasilan semu, yang hanya menunda skenario sempurna Allah untuk menjadikan Islam memimpin dunia ini
“man saara ala darbi washala” (siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan)
Tidak ada Sebuah KATA pun yang dapat mewakili .... Memories Consume Hanya bisa bicara pada DIA ....

RETAK YANG DISENGAJA ????

“Dia yang mencipta tujuh langit berlapis-lapis, Tidak engkau lihat pada ciptaan Allah suatu cacat pun, pandanglah lagi, adakah kau lihat ada retak di sana ? Lalu ulangi pandanglah sekali lagi, niscaya pandanganmu akan tunduk takluk. ” [Al Mulk 67:3-4] Ayat di atas biasanya ditafsirkan sebagai ajaran bagi manusia agar tunduk memandangi kehebatan langit ciptaan Allah swt yang mulus tanpa cacat. Sebetulnya, tidak perlu bagi Allah swt menyuruh kita memperhatikan langit sampai dua kali agar kita kagum tertuntunduk akan kehebatan ciptaan-Nya. Sekali menatap langit di malam hari sudah cukup mampu mencekam jiwa dan bisa membuat manusia merasakan kekerdilan dirinya karena luasnya alam semesta. Kita seharusnya penasaran membaca ayat di atas. Pasti ada sesuatu di balik peirntah Allah untuk ‘dua kali mencari retak di langit’. Ahli tafsir lama hanya mengartikan bahwa retak di langit itu mustahil, karena ciptaan Allah pasti sempurna. Tapi betulkah retak itu suatu kegagalan ? Bagaimana dengan retak...