Engkau harus mengerti bahwa Allah SWT tak selamanya mesti menerima permintaan seorang hamba.
Karena meski tak mengabulkan permintaanmu di saat itu Allah memberimu pemahaman
akan cobaan-Nya. Maka sesungguhnya itulah pemberian yang sebenarnya....
TAK terasa waktu terus berlalu dan kita sampai di penghujung tahun. Dalam beberapa hari ke depan, tahun 2012 akan segera berganti, dan tahun 2013 akan menjelang. Ini tahun baru Masehi, tentu saja, karena tahun baru Hijriyah telah terjadi satu pekan yang lalu. Malam pergantian tahun baru masehi sangat ditunggu-tunggu oleh semua kalangan. Tidak saja dibelahan bumi lain seperti di Eropa dan Amerika, masyarakat kita juga sibuk dan sangat menanti-nantikan malam pergantian tahun tersebut. Berbeda halnya dengan pergantian tahun baru hijriah, banyak masyarakat yang tidak merayakannya, bahkan sekadar tahu saja mereka mungkin tidak. Memang perayaan tahun baru hijriah tidak dituntut untuk merayakannya dengan menyalakan kembang api, meniup terompet, ataupun kumpul di pusat kota dengan tujuan yang tidak jelas. Tetapi lebih kepada bagaimana memaknainya. Melihat fenomena tersebut, penulis merasa tergugah untuk sedikit mengupas sejarah dan pandangan Islam terhadap tahun baru masehi....
Pada 20 Juli 1998 PKS berdiri dengan nama awal Partai Keadilan (disingkat PK) dalam sebuah konferensi pers di Aula Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Presiden (ketua) partai ini adalah Nurmahmudi Isma'il. Pada 20 Oktober 1999 PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid, dan menunjuk Nurmahmudi Isma'il (saat itu presiden partai) sebagai calon menteri. Nurmahmudi kemudian mengundurkan diri sebagai presiden partai dan digantikan oleh Hidayat Nur Wahid yang terpilih pada 21 Mei 2000. Pada 3 Agustus 2000 Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII 1905) menggelar acara sarasehan dan silaturahmi partai-partai Islam di Masjid Al-Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD 1945. Akibat UU Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 tentang syarat berlakunya batas minimum keikut sertaan parpol pada pemilu selanjutnya (electoral threshold) dua persen, maka PK harus merubah namanya unt...
Menapaki banyak sisi kehidupan,,,, mengajak aku mengkoreksi diriku,,, adakah aku mengambil hikmah dari semua ini ..... bahwa ternyata KEBENARAN tidak selalu seperti apa yang TAMPAK pada mata. Inilah hidup, Tarie. Begitu kata hatiku, kenapa ??????? karena tak semudah apa yang ada dalam pikiranku karena banyak SISI KEHIDUPAN yang mesti banyak diperhatikan, banyak didengarkan, bahwa memperhatikan tidak lah hanya sebatas diam, tapi berbuat, bahwa mendengar adalah sebuah sikap melebihi tafakkur, ia adalah kepedulian, ia adalah empati, ia adalah kepatuhan .... Di Bumi Allah, Di Hidup ku, Desember 08, 2012 To Be Continue ....
Komentar
Posting Komentar